Sabtu, 01 Juni 2013

SEPERTI SEDIHKU



dingin ini hendak membekukan segalanya
dan menikam aku yang gemetar menggigil diketinggian alam
seolah sejengkal lagi jarakku untuk menyentuh bintang
yang berkedip samar diantara selendang tipis embun malam.

aku sengaja mematung ditepi jalan puncak alam ini
dan menyaksikan embun pecah diatas dedaunan
seperti sedihku yang pecah terburai
ketika kasih patah diujung impian....
____________________________
Surya Subhan - ever green
cisarua - bogor, 01 Juni 2013

1 komentar:

  1. sedih itu hanya sekelumit kisah. Masih ada kisah lain yang lebih bermakna. Ada puncak berkabut yang angkuh tak tersentuh, ada embun yang turun dalam ayun daun. pun ada bintang yang siapuntuk ditantang.

    BalasHapus

Tinggalkan komentarmu dengan bahasa yang cantik dan santun agar jalinan pertemanan dan persahabatan antar kita semakin kukuh. Komentar yang cantik dan santun adalah pencitraan diri anda pada semua orang, dan itu penting. Terima kasih.